Kamis, 19 Maret 2015
NENEK, PENGEMIS DI TRAFFIC LIGHT
Jalan raya di zaman ini merupakan tempat yang kurang sehat. Pertama, kurang sehat dalam arti disesaki dengan berbagai jenis polusi. Paling kentara adalah polusi udara dari asap kendaraan dan polusi suara dari mesin kendaraan yang memadati jalanan. Salah satu lokasi yang demikian adalah traffic light.
Kalau kita sedikit mencermati di setiap traffic light itu pasti terdapat pemandangan yang hampir seragam di berbagai tempat. salah satunya adalah adanya peminta-peminta. mulai dari peminta-minta anak-anak sampai orang lanjut usia. dan kalau diperhatikan lebih seksama lagi mereka melakukan pekerjaan itu dalam jangka waktu bertahun-tahun. pertanyaan yang muncul adalah apakah dengan pekerjaan itu mereka tidak bisa merubah nasibnya ataukah pemerintah memang tidak memiliki political will untuk mengentaskan mengentaskan mereka.
salah satu fenomena yang ingin saya ungkapkan adalah seorang nenek pengemis yang menjadi incumbent di sebuah traffic light. bisa jadi pemimpin yang dulu dipilihnya sudah berganti, namun nasibnya tidak juga berganti.
Nenek itu kemungkinan besar juga punya anak. Apakah anak-anaknya tega "mempekerjakan" orang uzur di tempat yang tidak sehat tersebut. Mengapa mereka tidak berupaya supaya orang yang sudah saatnya istirahat dan banyak mendekatkan diri kepada Tuhan itu pensiun dari perkara dunia yang memang tidak ada habisnya.
Sudah pasti juga nenek itu punya tetangga. Apakah para tetangga itu juga mengabaikan begitu saja penderitaan seorang yang sudah lemah dimakan usia menikmati penderitaannya. Bukankah agama memerintahkan untuk memuliakan tetangga.
Satu hal yang pasti nenek itu pasti punya negara yang ada pemimpinnya dan ia adalah warga negara yang menjadi tanggungan pemimpin tersebut. sudah berapa pemimpin yang berganti menjadi walinya dan nenek itu tetap begitu-begitu saja.
Hari ini alangkah jauhnya keluarga dari nilai kekeluargaan.
Hari ini alangkah renggangnya tetangga dari nilai kebersamaan
Hari ini alangkah jauhnya pemimpin dan negara dari nilai pengayoman.
Traffic Light jalan lingkar Bawen-Ngampin
20 maret 2015
Label:
Nenek Pengemis
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar