Breaking News

Jumat, 13 Maret 2015

HARI INI UNTUK NANTI


Aku teringat saat masih belajar di SMA seorang guruku (guru kimia) pernah berkata,"Manfaat kalian belajar hari ini baru akan terlihat 10 sampai 15 tahun yang akan datang". Kebanyakan siswa saat itu tidak begitu abai terhadap kalimat tersebut dan bahkan menjadikannya bahan ejekan untuk guru tersebut. Aku sendiri bertanya mengapa harus menunggu sampai 10 atau 15 tahun, karena dulu aku ingin setelah lulus SMA bisa langsung merasakan manfaatnya.
Setelah lulus SMA aku berupaya mendaftar ke PTN dan gagal terus. Untuk masuk ke PTS waktu itu aku tidak berani karena membayangkan bahwa biayanya akan sangat mahal. Untuk kuliah di PTN saja masih tanda tanya apalagi untuk kuliah di PTS.
Gagal kuliah membuatku memilih untuk bekerja saja. Saat sudah bekerja itulah ada himbauan dari seseorang agar aku sambil kuliah. Setelah melalui tahap berfikir beberapa waktu akhirnya aku memutuskan untuk kuliah, meski di PTS.
Karena kuliahku program ekstensi maka aku bisa sambil tetap bekerja. Di semester dua kuliah aku memberanikan diri untuk mendaftar sebagai guru di sebuah SDIT yang baru berdiri dan alhamdulillah diterima. Akhirnya aku lulus kuliah dan tetap mengajar di SDIT tersebut sampai dua tahun.
Sebagai kelanjutan dari program pendidikan SDIT dibukalah sebuah SMPIT dan aku pun ikut bergabung di dalamnya. Setelah 4 tahun mengajar akhirnya ada seleksi kepala sekolah di SMP IT tersebut. Saat pengumuman seleksi aku dinyatakan lolos sebagai wakil kepala sekolah. Amanah itu aku jadikan sebagai motivasi bahwa Allah masih memberi aku kesempatan untuk belajar lebih banyak lagi.
Satu tahun kemudian akhirnya aku diangkat sebagai kepala sekolah dengan masa tugas langsung 5 tahun. Dalam tugas sebagai kepala sekolah itulah aku bertemu dengan beberapa orang guruku saat SMA. Guru kimiaku telah menjadi seorang kepala sekolah di SMA Negeri terfavorit di Kabupatenku. Kepala Sekolahku saat aku SMA menjadi kepala sekolah karena menempati ranking satu saat seleksi. Guru bahasa indonesiaku menjadi kepala sekolah sebuah SMA di dekat sekolahku.
Dari beliau yang saat ini aku sering berinteraksi dengan mereka barulah aku mengerti mengapa aku harus menunggu puluhan tahun untuk menemukan manfaat yang aku pelajarai saat SMA. seandainya sebelum belajar aku sudah tahu manfaat dari apa yang ku pelajari, tentu akan terjadi percepatan yang lebih dahsyat.
Dan aku juga baru tahu bahwa aku bisa memberi manfaat almamaterku meski sudah lama lulus darinya. untuk panen yang cepat itu milik petani kecambah. Bagi yang panen sedikit lama itu para petani bayam. Jika yang panennya lebih lama lagi selain menanam pohon juga dengan menanam ilmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed Template By Blogger Templates - Redesigned By TIKSMP.ORG